Menuding Ketua Umum DPP Partai Demokrat itu sebagai pihak yang bertanggung jawab bentuk kekakutan LSI kalau RUU Pilkada disahkan DPR RI.
"LSI takut kehilangan pekerjaan jika pemilihan oleh DPRD. Jadi dia buat survei akal-akalan agar SBY takut. Padahal sebenarnya SBY tidak perlu takut di akhir jabatan seperti ini," jelas Ketua Umum Pemuda Pertahanan Nasional (Papernas) Mora Harahap dalam siaran persnya (Kamis, 18/9).
Menurut Mora, lembaga survei selama ini hanya memanfaatkan pemilihan langsung kepala daerah untuk mencari uang.
"Lembaga servei kerjanya cuma cari duit. Rata-rata orang yang bekerja disana orang-orang yang tidak punya pekerjaan tetap, kalau Pilkada tidak langsung bisa jadi mereka kehilangan pelanggan," ungkap Mora.
Karena itu, dia meminta SBY harus tetap konsisten mendukung pemilihan kepala daerah lewat DPRD, bukan malah mengubah sikap. Karena SBY tidak perlu takut atas sikapnya tersebut.
"SBY jangan jadi penakut di akhir jabatannya. Selama ini beliau tegas dalam mengambil kebijakan. Jangan karena hasil survei seperti itu SBY jadi melempem," kata mengingatkan.
Partai Demokrat sebelumnya mendukung Pilkada lewat DPRD. Namun, SBY pada Senin kemarin justru menyatakan mendukung pilkada langsung. Karena menurutnya, sistem tersebut cocok dengan sistem presidensial yang dianut Indonesia. [rmol]
Tag :
politik
