Abadijaya News: sial dialami seorang
turis saat merayakan Tahun Baru di New York, Amerika Serikat. Dia harus
membayar Rp2 juta ketika menaiki sebuah becak pada malam Tahun Baru.
Ken Smith, seorang pekerja kemanusiaan, sedang berlibur di New York
bersama istri dan anaknya. Dia diharuskan membayar dengan jumlah uang
tidak sedikit saat malam Tahun Baru. Smith pun merasa ditipu.
Ketika itu, tukang becak menawarkan dirinya untuk mengantar
jalan-jalan dengan becaknya. Saat itu, Smith hanya melakukan perjalanan
sejauh 0,8 kilometer di Midtown.
"Saya merasa seperti dirampok. Kami melihat dan tahu sebagian besar
penipuan di seluruh planet ini. Sayangnya, kami menjadi korban," kata
Smith ketika melaporkan kejadian tersebut ke saluran 311, seperti
dikutip Dailymail, Minggu (4/2/2015).
Namun, ini bukanlah kejadian pertama wisatawan ditipu oleh tukang
becak. Pada Juni 2013, sepasang wisatawan Jepang dilaporkan harus
membayar Rp9 juta untuk naik becak dari Midtown ke Greenwich Village
yang menghabiskan waktu 20 menit. Pengendara becak itu menggunakan
aplikasi ponsel Square untuk mengambil tarif.
Kasus penipuan terhadap wisatawan Jepang tersebut menjadi masalah
besar di New York hingga mendorong dikeluarkannya peraturan baru terkait
tarif. Wisatawan lain mengatakan bahwa untuk harga yang sama, mereka
bisa saja menggunakan uang itu untuk naik helikopter dibanding naik
becak.(okzn)
Tag :
internasional,
Unik
