Dialog Hamas-Fatah Menghasilkan Kesepakatan Rekonsiliasi

Delegasi penting dari pimpinan gerakan Hamas dan Fatah kemarin Kamis (8/4) di Kota Gaza membahas mekanisme menyukseskan dialog-dialog yang sudah pernah berlangsung di Doha Qatar. Mereka menyepakati langkah darurat menyukseskan langkah-langkah mengakhiri perpecahan dan merealisasikan kesepakatan rekonsiliasi.

Kedua delegasi suka membahas tentang pertemuan dengan pemimpinan Mesir. Seperti yang ditegaskan oleh wakil ketua biro politik Hamas Ismail Haniya, dialog antara dua delegasi ini berlangsung cukup mendalam dalam rangka menyukseskan dialog antara dua gerakan di Doha dan sejumlah masalah yang terkait.


Kedua pihak menyepakati langkah darurat menyukseskan langkah-langkah mengakhiri perpecahan dan menerapkan kesepakatan rekonsiliasi dan menjaga membentengi kesepakatan tersebut sampai berhasil dan direalisasikan dilapangan. Kedua pihak juga menyinggung tentang sejumlah persoalan seperti masa depan isu Palestina dan situasi di Tepi Barat dan Jalur Gaza serta sistem integralisasi politik Palestina.

Haniya menegaskan, selama pertemuan dua delegasi tersebut kecenderungan untuk memperbaiki hubungan dengan Mesir dan mengakhiri semua hambatan mencerminkan tentang kejelasan serta keyakinan pihak Palestina akan peran penting Mesir.

Ppolitik Hamas terhadap Mesir juga didasarkan pada prinsip; gerakan ini tidak melakukan intervensi dengan urusan dalam negeri Mesir dan akan mengendalikan perbatasan serta tidak akan memberikan izin kepada siapapun Gaza menjadi tempat untuk merusak keamanan Mesir.

Anggota Biro Politik Hamas Khalil Hayah menegaskan tentang bentuk peran penting Mesir dan Palestina tidak akan bisa eksis tanpa peran dan keberadaan Mesir. Hamas memiliki politik bahwasanya mereka tidak akan melakukan intervensi terhadap urusan dalam negeri Mesir dan tidak akan memberikan kesempatan kepada siapapun untuk merusak keamanan mereka.

Sementara itu anggota DPP Fatah Zakaria Agha menegaskan dukungan terhadap terhadap langkah-langkah memperbaiki hubungan Hamas dan Mesir. Dia menilai kunjungan yang sudah dilakukan menjadi indikasi penting. Ia menyampaikan harapannya agar hubungan antara kedua pihak terus dikembangkan.

Hadir dalam pertemuan tersebut dari Hamas selain Hania dan saya juga Anggota Biro Politik Hamas Emad Ilmi, Jamal Abu Hasyim, juru bicara Hamas Sami Abu Zuhri dan juga anggota biru media Tohir Nuno. Sementara dari pihak patah selain Agha, pimpinan elite Fatah Ibrahim Abo Naja dan Faisal Abdul Shahla serta juru bicara mereka Fayez Abu Aitah. (if)


pageads
Tag : palestina