Presiden Mesir mengeluarkan peringatan terhadap yang disebutnya sebagai sejumlah usaha untuk merusak stabilitas negara, menjelang rencana unjuk rasa antipemerintah.
Dalam pidato di televisi, Abdul Fattah al-Sisi mengatakan kekuatan 'jahat' bersekongkol menentang pemerintah tetapi mereka tidak akan berhasil.
Sejumlah kelompok mengajak untuk menggelar, termasuk menentang pemberian dua pulau ke Arab Saudi.
Pengamanan ditingkatkan di seluruh negeri dan sejumlah tempat penting.
Polisi antihuru-hara dan kenderaan lapis baja sudah dikerahkan ke beberapa kota, termasuk ke Alun-alun Tahrir di ibukota Kairo, yang menjadi titik utama dalam perlawanan tahun 2011 lalu, yang kemudian menjatuhkan Presiden Husni Mubarak.
Unjuk rasa dilakukan sebagai penentangan terhadap hukum tentang unjuk rasa yang memberikan pemerintah kekuasaan untuk melarang pertemuan lebih dari 10 orang.
Hari Senin 25 April adalah hari libur nasional untuk memperingati penarikan mundur Israel dari Semenanjung Sinai di tahun 1982.
Keputusan Presiden Sisi permulaan bulan ini untuk menyerahkan kekuasaan dua pulau di Laut Merah telah memicu kemarahan masyarakat terhadapnya.
Dia terpaksa membela tindakannya dengan mengatakan pulau Sanafir dan Tiran memang milik Arab Saudi.(BBCIN)
Dalam pidato di televisi, Abdul Fattah al-Sisi mengatakan kekuatan 'jahat' bersekongkol menentang pemerintah tetapi mereka tidak akan berhasil.
Sejumlah kelompok mengajak untuk menggelar, termasuk menentang pemberian dua pulau ke Arab Saudi.
Pengamanan ditingkatkan di seluruh negeri dan sejumlah tempat penting.
Polisi antihuru-hara dan kenderaan lapis baja sudah dikerahkan ke beberapa kota, termasuk ke Alun-alun Tahrir di ibukota Kairo, yang menjadi titik utama dalam perlawanan tahun 2011 lalu, yang kemudian menjatuhkan Presiden Husni Mubarak.
Unjuk rasa dilakukan sebagai penentangan terhadap hukum tentang unjuk rasa yang memberikan pemerintah kekuasaan untuk melarang pertemuan lebih dari 10 orang.
Hari Senin 25 April adalah hari libur nasional untuk memperingati penarikan mundur Israel dari Semenanjung Sinai di tahun 1982.
Keputusan Presiden Sisi permulaan bulan ini untuk menyerahkan kekuasaan dua pulau di Laut Merah telah memicu kemarahan masyarakat terhadapnya.
Dia terpaksa membela tindakannya dengan mengatakan pulau Sanafir dan Tiran memang milik Arab Saudi.(BBCIN)
Tag :
internasional