Perhimpunan Mahasiswa Islam memenangi pemilu Dewan Mahasiswa di Universitas Berzeit, Rabu (27/4). Kemenangan ini sebagai bukti dukungan pada perlawanan serta sebagai pesan dukungan dan sokongan untuk intifadhah al-Quds. Ini membuktikan akan kekuatan kelompok perlawanan Palestina meski mereka menghadapi tantangan berat di Tepi Barat.
Sebegaimana dilaporkan, Perhimpunan Mahasiswa Islam yang memiliki afiliasi kepada Gerakan Perlawanan Islam Hamas memenangi pemilu Dewan Mahasiswa yang digelar pada hari Rabu (27/4), dengan mendapatkan 25 kursi. Sementar itu Gerakan Pemuda yang berafiliasi kepada gerakan Fatah mendapatkan 21 kursi. Sedang kelompok mahasiswa demokrat mendapatkan 5 kursi.
Ini adalah kemenangan kedua secara berturut-turut, meski mereka menghadapi operasi keamanan ganda dan penangkapan para mahasiswa dan aktivitasnya, terutama pada Ketua Dewan Mahasiswa Saiful Islam Doglas, dari pihak keamanan Otoritas Palestina dan pasukan penjajah Zionis.
Atas kemenangan ini, gerakan Hamas mengucapkan selamat dan berterima kasih kepada para mahasiswa yang kembali memberikan kepercayaannya kepada Perhimpunan Mahasiswa Islam.
Hamas menegaskan bahwa kemenangan ini ada bukti kesetiaan baru pada pilihan perlawanan dan pesan dukungan kepada intifadhah al-Quds. Sekaligus membuktikan akan kekuatan gerakan Hamas di Tepi Barat meskipun menghadapi berbagai tantangan dan rintangan.
Hamas memuji model yang ditampilkan Dewan Mahasiswa yang dipimpinan Perhimpunan Mahasiswa Islam, yang tetap menerapkan kaedah keterwakilan proporsional dalam pengurusan Dewan Mahasiswa, meskipun Perhimpunan Mahasiswa Islam bisa membentuk kepengusuran sendiri.(ip)
Sebegaimana dilaporkan, Perhimpunan Mahasiswa Islam yang memiliki afiliasi kepada Gerakan Perlawanan Islam Hamas memenangi pemilu Dewan Mahasiswa yang digelar pada hari Rabu (27/4), dengan mendapatkan 25 kursi. Sementar itu Gerakan Pemuda yang berafiliasi kepada gerakan Fatah mendapatkan 21 kursi. Sedang kelompok mahasiswa demokrat mendapatkan 5 kursi.
Ini adalah kemenangan kedua secara berturut-turut, meski mereka menghadapi operasi keamanan ganda dan penangkapan para mahasiswa dan aktivitasnya, terutama pada Ketua Dewan Mahasiswa Saiful Islam Doglas, dari pihak keamanan Otoritas Palestina dan pasukan penjajah Zionis.
Atas kemenangan ini, gerakan Hamas mengucapkan selamat dan berterima kasih kepada para mahasiswa yang kembali memberikan kepercayaannya kepada Perhimpunan Mahasiswa Islam.
Hamas menegaskan bahwa kemenangan ini ada bukti kesetiaan baru pada pilihan perlawanan dan pesan dukungan kepada intifadhah al-Quds. Sekaligus membuktikan akan kekuatan gerakan Hamas di Tepi Barat meskipun menghadapi berbagai tantangan dan rintangan.
Hamas memuji model yang ditampilkan Dewan Mahasiswa yang dipimpinan Perhimpunan Mahasiswa Islam, yang tetap menerapkan kaedah keterwakilan proporsional dalam pengurusan Dewan Mahasiswa, meskipun Perhimpunan Mahasiswa Islam bisa membentuk kepengusuran sendiri.(ip)
Tag :
palestina