Jokowi Bisa Kontrol Konsumsi BBM, Harga BBM Tidak Perlu Naik

Abadijaya News :  Presiden terpilih Joko Widodo bisa menjalankan program pengendalian penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi. Opsi ini bisa diambil jika Jokowi ogah menaikkan harga BBM subsidi. "Seandainya tidak ada penaikan BBM, mari kita lanjutkan pengendalian. Puasa dulu deh," kata Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Susilo Siswoutomo, di Jakarta, Rabu (10/9).

Menurutnya, Jokowi bisa langsung menjalankan program pengendalian BBM subsidi selepas pelantikan dirinya menjadi presiden Indonesia 2014-2019. Sebagai awalan, pengendalian cukup dilaksanakan di Jawa, Bali, dan Sumatera.

Tiga pulau ini mengonsumsi 70 persen BBM subsidi. Jika pengendalian dilakukan, maka pemerintah bisa menghemat BBM subsidi sebanyak 1 juta kiloliter dalam dua bulan terakhir 2014.
"Rata rata subsidi premium dan solar Rp 7 ribu per liter. Kalau dibatasi 3 pulau itu kita hemat 1 juta kilo liter dan kita saving Rp 7 triliun." Susilo menegaskan, Pertamina sudah siap untuk menjalankan program pengendalian. Permasalahannya, tinggal menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah.(merdeka)
pageads
Tag : ekbis